December 20th, 2008 by Firdausi
Nangkula Utaberta ST. M.Arch1

Dewasa ini banyak pembangunan masjid dengan ukuran yang besar, berskala monumental dengan ornamentasi dan hiasan-hiasan yang mahal serta bergaya Timur Tengah. Ide dan perancangan seperti ini biasanya berakar dari pemahaman sang arsitek terhadap ide masjid sebagai rumah Tuhan. Ide masjid sebagai rumah Tuhan berusaha memposisikan masjid sebagai tempat beribadah, berkontemplasi dan tempat bertemunya seorang hamba dengan Tuhannya. Artikel ini akan berusaha menjelaskan apa sebenarnya konsep rumah Tuhan dan bagaimana implikasinya terhadap perancangan sebuah masjid disamping berusaha memberikan tentang fungsi dan peranan dari masjid pada masyarakat Muslim di jaman Nabi Muhammad SAW.
Read the rest of this entry »
December 3rd, 2008 by Firdausi
Nangkula Utaberta1

Setiap tahunnya kebutuhan akan rumah di Indonesia mencapai 4-5 juta rumah, sementara kemampuan pihak pemerintah maupun swasta untuk memenuhinya kurang dari lima ratus ribu per tahun. Itulah sebabnya kemudian dikeluarkan berbagai program rumah murah dalam bentuk perumnas dan rumah susun bagi masyarakat ekonomi lemah. Namun sayangnya usaha pemenuhan kebutuhan akan perumahan, baik yang dilakukan oleh pemerintah melalui proyek rumah susun dan RSS-nya atau pihak swasta dengan berbagai inovasi perumahannya seringkali mengabaikan beberapa kebutuhan mendasar yang sangat penting terutama bagi keselamatan anak-anak kita. Tulisan ini merupakan suatu bentuk keprihatinan penulis akan kurangnya perhatian dari para arsitek, kontraktor maupun para pengambil kebijakan dalam memperhatikan masalah keselamatan anak, sekaligus sebuah peringatan kepada para orang tua sebagai bagian dari konsumen produk pihak-pihak tersebut agar lebih hati-hati dalam memilih produk rumah yang akan mereka gunakan. Ada dua masalah utama yang akan coba penulis kemukakan berkaitan dengan masalah keselamatan dalam perumahan kita dewasa ini. Yang pertama adalah kurang diperhatikannya pengaman pada bangunan perumahan (rumah susun atau apartemen) yang dirancang bertingkat sehingga banyak menimbulkan kecelakaan (terutama pada anak-anak) dan masalah perancangan perumahan dengan penyusunan rumah serta pola jalan yang membahayakan keselamatan anak-anak kita.
Read the rest of this entry »
October 23rd, 2008 by Rohman

Hak cipta. Kata-kata yang seringkali kita dengar ketika berbicara dengan persoalan produksi sesuatu. Produksi ini salah satunya adalah produksi desain. Berbagai fakta telah disodorkan pada kita betapa banyak orang-orang memberikan tuduhan kepada pihak lain sebagai tersangka plagiat, pembajak bahkan mungkin pencuri ide kreatif dengan tameng hak cipta, yang dengannya pihak tertuduh itu bisa disangsi secara hukum. Banyak alasan yang dikemukan pentingnya hak cipta ditegakkan. Ada yang berasalan bahwa dengan hak cipta seseorang tidak dirugikan karena idenya telah dicuri oleh yang lain. Ada juga yang beralasan bahwa tiadanya hak cipta menjadikan orang-orang suka mengcopy ide kreatif orang lain tanpa pernah berusaha sendiri memunculkan ide kreatifnya. Tapi, apakah benar alasan-alasan yang dikemukakan itu? Lalu, apa sebenarnya hak cipta itu? Dari mana asal muasalnya? Bagaimana Islam memandangnya? Inilah yang perlu diulas.
Read the rest of this entry »
September 26th, 2008 by Firdausi
ANTARA STRUKTUR KABEL DAN SARANG LABA-LABA

“Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk, atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?”. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk…” (QS. Al-Baqarah [2]: 26)
Seperti halnya nyamuk dan lalat, laba-laba seringkali dianggap sebagai makhluk yang tidak penting dan merugikan. Namun, di dalam ayat di atas Allah SWT menyatakan diri-Nya tiada segan membuat perumpamaan dengan binatang-binatang yang kita anggap remeh itu, karena bagi orang-orang beriman, mereka meyakini bahwa kebenaran adalah milik Allah SWT. Sebesar atau sekecil apapun kebenaran itu, tetaplah akan mengantarkan manusia kepada kesadaran akan kesempurnaan ciptaan Allah SWT. Di balik makhluk-makhluk kecil itu, terdapat pelajaran dan hikmah yang besar bagi manusia, agar menyadari dan menjalankan tujuan penciptaannya di muka bumi, yaitu sebagi khalifah sekaligus sebagi hamba Allah SWT. Read the rest of this entry »
September 3rd, 2008 by Rohman

Akal adalah sebuah anugrah yang besar dari Allah sang Pencipta. Akal akan menjadi sebuah kebaikan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar jika agama digunakan sebagai penjaganya. Namun, akal menjadi sebuah senjata perusak yang terampuh bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitar jika nafsu digunakan sebagai penjaganya.
Read the rest of this entry »
August 16th, 2008 by Firdausi
Banyak sekali pasangan yang baru menempuh hidup baru bertanya pada arsitek, sebenarnya rumah yang sesuai dengan standart Islam itu seperti apa sih…?
Berikut ini adalah sedikit gambaran tentang detail sebuah rumah ideal dalam Islam:
Read the rest of this entry »
August 16th, 2008 by Rohman

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Al Baqarah 120)
Ayat ini meniscayakan permusuhan abadi antara kaum nasrani dan yahudi dengan kaum muslim. Takkan selesai permusuhan ini kecuali kaum yahudi dan nasrani meninggalkan agama mereka. Permusuhan ini akan diwujudkan dalam berbagai cara semampu mereka. Permusuhan ini memiliki target yakni mengembalikan kaum muslim meninggalkan agamanya. Dengan target yang seperti ini, segala aturan Islam dicemoohnya, dipelintir, dihujat dan sebagainya. Agar cemoohan, pelintiran, hujatan pada agama Islam diterima kaum muslim, tentulah perlu dibungkus dengan rapi dan indah. Tidak berhenti pada hujatan dan semacamnya terhadap Islam, budaya Barat yang tidak bermoral pun disuguhkan sebagai pengganti alternatif budaya Islam. Agar diterima, lagi-lagi penyuguhan budaya Barat dikemas dengan rapi dan indah. Read the rest of this entry »
August 16th, 2008 by Rohman

“Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia, dan (demikian pula) bulan Haram, had-nya, qalaid. (Allah menjadikan yang) demikian itu agar kamu tahu, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”. (QS.Al-Maidah:97)
Sebelum berkiblat ke ka’bah umat Islam dahulunya berkiblat ke Baitul Maqdis, karena kehendak dan perintah Allah SWT maka terjadilah reposisi arah kiblat ke ka’bah. Pemindahan kiblat oleh Allah SWT ditujukan untuk memberikan pemahaman bahwasanya yang paling utama dalam ibadah sholat bukanlah menghadap ke arah Baitul Maqdis ataupun ke arah ka’bah, akan tetapi menghadapkan diri kepada Allah SWT. Read the rest of this entry »
August 16th, 2008 by Rohman

Jalan dan Riol merupakan dua elemen yang tidak dapat dipisahkan, keduanya pula dapat mempengaruhi kondisi lingkungan yang ada, keduanya akan mampu memberikan efek positif maupun negatif tergantung bagaimana konstruksi yang mempengaruhi keduanya. Berikut analisis terhadap konstruksi jalan dan riol yang ada dan bagaimana pandangan Islam terhadapnya. Read the rest of this entry »
August 5th, 2008 by Rohman

Seandainya Anda memiliki sebuah rumah yang begitu indah arsitekturalnya. Dengan rumah arsitektural itu anda senantiasa mendapatkan inspirasi untuk perancangan yang ingin Anda buat bahkan di rumah tersebut terdapat berbagai fasilitas yang memudahkan Anda dalam merancang seperti kuas, computer, kanvas, penggaris berbagai ukuran dan sebagainya. Lalu karena berbagai alasan Anda tidak lagi berhak memiliki rumah indah tersebut. Rumah itu dihancurkan lalu diganti rumah yang berarsitektur jelek yang tidak mampu memberikan inspirasi sedikitpun bahkan tidak mampu dimanfaatkan dengan optimal. Ditambah lagi Anda justru harus membayar sejumlah uang rumah yang berarsitektur jelek itu. Bagaimana perasaan Anda? Hancur bukan? Bahkan mungkin marah khan?
Read the rest of this entry »