Jangan lihat siapa yang bicara, lihatlah apa yang dibawa oleh pemahamannya.

Archirevo

PENGHINAAN TERHADAP UMAT ISLAM

March 24th, 2008 by Rohman

lmu desain ibarat pisau bisa digunakan untuk menyembelih ayam juga bisa menyembelih manusia tanpa alas an yang haq. Penggunaan desain sama dengan penggunaan pisau tergantung dengan siapakah orang yang menggunakannya. Jika yang menggunakan adalah seseorang yang baik maka penggunaannya pun untuk tujuan yang baik. Tapi jika yang menggunakannya adalah seseorang yang terlaknat maka penggunaannya pun untuk tujuan yang terlaknat

 

 

toilet_israel-01b.jpg

Israel kembali melakukan penghinaan terhadap simbol-simbol Islam. Media massa Israel baru-baru ini melansir foto sarana buang air kecil yang dikeluarkan sebuah perusahaan di Israel, berbentuk perempuan berjilbab. Jenis tempat buang air kecil ini, menurut media massa Israel sangat laris di p asaran Israel. Sejumlah sumber seperti dikutip Albawaba menyebutkan bahwa bentuk toilet itu memang diarahkan untuk menghina simbol Islam dan kaum Muslimin. (sumber : swaramuslim.net)

 

Sebenarnya fakta-fakta penghinaan terhadap umat Islam telah terjadi berkali-kali yang ini merupakan salah satunya. Namun, apa yang bisa kita perbuat untuk sekarang ini hanya sampai bentuk protes dari bentuk bulletin seperti yang Anda baca sekarang ini hingga unjuk rasa besar-besaran dan boikot oleh sebagian kelompok umat Islam. Sebagai seorang muslim tentu dengan melihat kondisi demikian akan mengiris hati (kecuali seseorang yang telah tercabut islam dari benaknya). Tapi, apa daya perasaan yang terluka tidak mendapatkan tempat dalam konstitusi politik pemerintahan dunia saat ini. Konstitusi politik Negara dunia kita lebih tergila-gila dengan ide sampah HAM dan kebebasan berekspresi untuk membiarkan fakta penghinaan terhadap umat Islam sambil menafikkan perasaan sejuta umat Islam yang terluka.

Adanya fakta seperti ini hendaknya kita sebagai seorang muslim makin menyadari akan posisi agama kita yang tidak lagi dihormati oleh umat nonmuslim termasuk yahudi. Fakta yang menyakitkan ini pula semestinya membuat kaum muslim makin sadar bahwa konstitusi politik Negara dunia ini termasuk Indonesia perlu diubah menjadi konstitusi politik Daulah Khilafah yang akan mewadahi perasaan Umat Islam yang tersakiti tanpa melupakan penghormatan kepada umat-umat non muslim yang lain.

Kesadaran yang terbentuk hendaknya menjadikan seorang muslim tergerak untuk membela dan memperjuangkan agamanya agar terus-menerus untuk tidak dihinakan. Seorang muslim semestinya menunjukkan keunggulan nilai-nilai Islam tanpa ragu-ragu lagi dengan celaan atau hinaan orang-orang yang suka mencela.Kesadaran yang terbentuk juga mewajibkan tiap diri umat Islam memperjuangkan, mendukung dengan segenap kekuatan yang dimiliki untuk mengganti konsitusi politik Negara menuju daulah Khilafah. Kenapa? Sebab tanpa adanya perubahan system ini maka penghinaan-penghinaan akan makin variatif dan gila yang akan makin menyakitkan hati uamt Islam seutuhnya. Maka, tanggalkan perjuangan-perjuangan kelompok, kampus, jurusan dan apapun itu yang tidak mengarah kepada penghapusan system Negara ini untuk direvolusi menjadi system Islam

Di samping itu, Hal ini juga semestinya menjadi tamparan pula bagi seorang desainer muslim yang masih malu-malu untuk memakai konsep Islami dalam rancangan mereka dengan alasan takut dikatakan ‘diskriminatif’,”garis keras” dan celaan-celaan lainnya padahal konsep Islami adalah rahmatan lil alamin, rahmat bagi semesta alam, rahmat bagi siapa saja yang menikmati.

Tidaklah AKU utus kamu (Muhammad) kecuali menjadi rahmat bagi semesta alam..(Al Anbiya’: 107)

Khatimah

Keberanian orang-orang kafir dalam menistakan agama ini lantaran mereka memiliki konstitusi politik yang mewadahi dan melindungi berbagai tindakan penghinaan terhadap umat Islam, yakni konstitusi politik kapitalisme yang memunculkan aturan-aturan demokrasi yang mengagung-agungkan kebebasan berekspresi. Hal inilah yang tidak dimiliki umat Islam sepenuhnya. Umat Islam tidak lagi memiliki persatuan pemikiran dan perasaan Islam juga tidak memiliki sebuah daulah yang melindungi aqidah dan kemuliaan Islam. Maka dari situ, kami serukan kepada siapa saja yang muslim

1. hendaknya tanggalkan segala pemikiran-pemikiran yang tidak islami dari otak dan benak Anda

2. Hendaknya perbedaan pada persoalan khilafiah tidak menjadikan perpecahan di antara gerakan Islam

3. Hendaknya PD dalam menyuarakan dan menunjukkan keunggulan konsep-konsep Islam di setiap sisi kehidupan – termasuk seorang desain muslim maupun muslimah dalam penerapannya pada rancangan desain mereka.

4. Mari bergerak bersama-sama dengan keahlian dan kemampuan masing-masing untuk menyuarakan pentingnya penggantian system Negara kufur ini menjadi sistem Negara yang berlandaskan Islam semata yakni Khilafah Islamiah

Apakah hokum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hokum) siapakah yang lebih baik (hokum) Allah bagi orang-orang yang yakin (Al Maidah : 50)

Wallahualam bisshawab

Filed under artikel having

9 Responses

  1. yunyun Says:

    Sebenarnya lebih tersakiti lagi adlah ketika ajaran islam itu tidak ditegakkan, seharusnya bisa lebih keras dan peka terhadap hal ini daripada mengurus rasa sakit hanya karena simbol yang dihina. Wallaahua’lam

  2. exgraft Says:

    Memang seharusnya sih kita sebagai muslim lebih perduli lg dalam mengembangkan konsep2x islami, artinya kita jg berkewajiban untuk mensyiar kan agama dari berbagai unsur dengan cara2x yg baik agar islam dikenal sebagai agama yang baik pula. wassalamualaikum Wr Wb

  3. abakoo Says:

    Kalau saya berpendapat hal hal seperti itu tak perlu terlalu di risaukan, mereka mau hina agama kita kayak apapun terserah mereka, nanti Allah jua yang membalas yang penting kita tunjukan bahwa kita adalah muslim dan muslim = kebaikan jadi nggak perlu ributkan soal soal sepele seperti ini

  4. yusuup Says:

    beberapa minggu yang lalu ada blog penghinaan terhadap umat Islam yang melecehkan nabi Muhammad SAW. dan saya menemukan blog serupa yang lebih pedas menghujat Agama Islam, Al Qur’an dan Nabi.

    http://admin2i2h.blogspot.com

    kepada umat Islam dimanapun berada mari berupaya bersama guna menutup blog tersebut.

  5. Vita Says:

    Sesungguhnya orang2 yahudi dan nasrani tidak akan pernah senang sebelum kita mengikuti ajaran mereka…dan hal ini dengan jelas di tegaskan ALLAH SWT dalam firmannya….jd qt tdk perlu heran kalau mereka terus melecehkan agama islam yg terpenting skrg adalah qt harus terus menjaga ukhuwa islamiyah dan persatuan umat islam……

  6. Massie Says:

    Harap kita sesama muslim jangan menghina umat lain. mari kita melihat tidak semua org yahudi jahat dan tidak semua org muslim baik.
    MAri kita belajar stop berprasangka buruk. memangnya kita ini pernah tahu ajaran agama mereka, tidak kan?
    karena itu jangan karena sebagian mereka bernuat jahat, kita main bilang bahwa merekasemua jahat.

    penilaian kita terhadap yahudi dan nasrani bersandar dalil, bersandar pada apa yang dikhabarkan Allah SWT yang MAHA GHAIB, sehingga pastilah benar adanya

  7. ryan Says:

    sesungguhnya ap yg kta rsakan saat kta merasa damai dengan agama kita?

    tanpa kita sebutkan kpada siapapun.. orang lain sudah tau

  8. ryan Says:

    kedamaian dalam Islam apakah orang lain sudah tau,,
    itulah tanggung jawab kita

    iya seharusnya sih kita sebagai muslim lebih perduli lg dalam mengembangkan konsep2x islami, artinya kita jg berkewajiban untuk mensyiar kan agama dari berbagai unsur dengan cara2x yg baik agar islam dikenal sebagai agama yang baik pula.

  9. Ansor Says:

    Allahhuakbar,,…… Allah lebih mengetahui apa yang dirahasiakan, suatu hukum / pembalasan pasti akan datang,,.. yang terpenting saat ini perhatikan Keluaraga dan saudara - saudara Muslim kita disekitar kita,,,… apapun yang terjadi pada islam itu sebuah cobaan…. Allahhuakbar… Berbanyaklah berdakwah dan berikan penjelasan pada tiap orang yang Senang terhadap Islam maupun yang membenci islam,,,.. karena Islam adalah agama yang sempurna.

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.